-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Jadi Khotib Idul Adha di Masjid Raya, Andi Harun Ajak Jamaah Berkorban di Jalan Allah

Sabtu, 09 Juli 2022 | Juli 09, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-07-11T16:07:39Z


SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun menjadi khatib shalat Idul Adha di Masjid Raya Darussalam Samarinda hari ini Ahad (10/07/2022). Turut hadir dalam pelaksanaan Ibadah kali ini gubernur Kalimantan Timur Dr H Isran Noor, Dewan Pembina Yayasan Masjid Raya Darussalam H Farid Wadjdy dan para tokoh provinsi maupun kota Samarinda.



Pembina Pengurus Yayasan Masjid Raya Darussalam H Farid Wadjdy dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kehadiran dua pemimpin, yakni Gubernur Kaltim dan Wali Kota Samarinda. Hal ini ujar dia merupakan sebuah kebahagiaan bagi pengurus Masjid Raya dan masyarakat Kalimantan Timur. Farid mendoakan  kedua pemimpin tersebut agar diberi kesuksesan dalam memimpin.


Kepada jamaah Farid menginformasikan bahwa Pengurus Masjid Raya Darussalam menerima belasan hewan kurban dari berbagai kalangan, diantaranya dari Gubernur Isran Noor, Wakil Gubernur Hadi Mulyadi, Wali Kota Andi Harun dan beberapa tokoh maupun pengusaha yang disalurkan melalui Panitia Kurban Masjid Raya. Diapun mendoakan semoga amal ibadah mereka mendapat balasan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Mantan Wakil Gubernur Kalimantan Timur ini mengajak jamaah untuk bersyukur kepada Allah, karena setelah beberapa tahun masa pandemi, sekarang kita mendapat kelonggaran sehingga lebih bebas melaksanakan aktifitas bersama termasuk pelaksanaan ibadah shalat Idul Adha tahun ini.



Sementara itu Gubernur Kalimantan Timur H Isran Noor dalam sambutannya, atas nama pribadi dan keluarga serta atas nama pemerintah Kalimantan Timur mengucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1443 H. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur dan menyatakan telah memaafkan kepada siapun yang telah berbuat kesalahan kepadanya.


 
Isran Noor juga mengungkapkan rasa syukurnya  karena tahun ini ribuan jamaah haji Kaltim sudah bisa diberangkatkan ke tanah suci, dan dalam kondisi yang baik. Padahal selama dua tahun ini, menurut dia masyarakat seperti terikat dengan kondisi pandemi sehingga tidak bisa beraktifitas secara bebas.

Gubernur mengajak jamaah untuk berdoa agar bangsa ini selalu dihindarkan dari bencana dan musibah, salah satunya terhindar dari krisis pangan yang disinyalir oleh para tokoh dunia akan terjadi.  Meski pandemi bisa dibilang telah mulai berakhir, Isran Noor mengajak jamaah untuk tetap mengenakan masker guna mencegah terjadinya penularan penyakit sekiranya ada diantara jamaah yang mengalami sakit.

Di akhir sambutannya gubernur Kalimantan Timur ini menghimbau jamaah agar jangan sampai meninggalkan masjid sebelum khatib menyesaikan khutbahnya. Khutbah sendiri  disampaikan oleh Wali Kota Samatinda Dr H Andi Harun.

Dalam khutbahnya, Andi Harun menyampaikan bahwa sesuai makna yang terkandung dalam asal kata qurban yang berarti dekat, maka tidaklah berlebihan jika Hari Raya Idul Adha disebut sebagai perayaan kedekatan hamba kepada Allah. Yang menjadi pertanyaan sekarang ujar dia, adalah sudah seberapa dekatkah kita kepada Nya?

Ketua DPD Partai Gerindra ini mengatakan bahwa selaku umat Islam kita diperintahkan untuk menjadi orang yang selalu berbuat baik, yakni orang yang disebut ikhsan. Ia juga mengutip hadits Nabi Shalallah alaihi wa salam tentang apa itu ikhsan yakni kita beribadah seakan melihat Allah dan jika kita tidak mampu melakukan itu maka kita meyakini bahwa Allah melihat kita.

Dalam khutbahnya Andi Harun pun menceritakan bagaimana pengorbanan keluarga Nabi Ibrahim. Pengorbanan istri  nabi Ibrahim yang bernama siti hajar beserta anaknya (Nabu Ismail) yang berjuang di tengah padang pasir. Lalu bagaimana Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah untuk menyembelih Nabi Ismai yang kemudian digantikan oleh Allah dengan seekor qibas (kambing). Dari kejadian inilah kemudian menjadi sejarah penting dari hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban.

Lanjut Andi Harun, apakah kita sudah memberikan yang terbaik menurut Allah agar kita semakin dekat kepadanya? Kita berupaya mendekat kepada Allah dengan pengorbanan yang kita lakukan mencontoh pengorbanan keluarga Nabi Ibrahim. Hal ini menurut Andi Harun sesuatu yang harus kita perhatikan dalam kehidupan seorang muslim. Dia mengingatkan bahwa harta dan jabatan bukanlah sesuatu yang utama dalam kehidupan. Hal-hal tersebut seharusnya justeru digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Seusai pelaksanaan shalat Idul Adha dilakukan penyerahan hewan qurban dari Gubernur Kalimantan Timur, Wali Kota Samarinda, dan para pejabat serta tokoh lainnya yang totalnya ada 14 ekor sapi dan 3 ekor kambing. (Syafei/Mediaibukota)

×
Berita Terbaru Update