Dilantik Oleh Wali Kota, Ali Fitri Sah Jadi Ketua Dewan Pengawas BPR Samarinda

Sudah dilihat 1,788 Kali, Hari ini saja ada 5 Kali dilihat

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Bertempat di di Anjungan Karamumus Balaikota, Selasa (31/1/2023) Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun melantik Ali Fitri Noor sebagai Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Daerah Bank Perekonomian Rakyat (PD BPR),

Dalam arahannya Wali Kota memerintahkan agar Dewan Pengawas dan Direktur bisa saling menjalin sinergi dan mampu membina kerja sama antar karyawan dengan hak Luar. Dia juga mengatakan bahwa jabatan yang baru di emban Ali Fitri Noor ini merupakan jabatan yang krusial, mengingat PD BPR Samarinda memiliki dua tugas utama, yakni untuk membantu dan mendorong perekonomian dan pembangunan daerah di segala bidang. Serta sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat.

“Oleh karena itu, segera saya instruksikan kepada Dewan Pengawas, untuk secara konsisten dan kontinyu melakukan pengawasan maksimal terhadap kinerja direktur, dan jajarannya. Selain itu, saya ingin dewan pengawas menjadi bagian dari solusi pada setiap permasalahan yang sedang dihadapi perusahaan,” ujar Andi Harun.

Menurutnya, saat ini adalah momentum yang tepat untuk bekerja cepat membenahi, memajukan dan melakukan penataan ulang perusahaan, setelah dilantiknya para direksi baru pada Juni 2022 yang lalu.

“Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah dengan menciptakan team work yang solid dan tangguh, membuat inovasi yang efektif untuk meningkatkan kualitas kerja. Berikan ide-ide untuk kemajuan dan perluasan cakupan layanan, sehingga masyarakat kita mendapatkan pelayanan yang lebih baik. PD BPR Samarinda, harus menemukan formulasi yang tepat untuk mengembangkan bisnis, jeli melirik potensi bisnis, mampu melahirkan program bisnis yang berbeda, unik, dan lebih baik dari program yang ditawarkan oleh bank-bank lainnya,” ucapnya.

Orang nomor satu di Kota Samarinda ini juga mengingatkan kepada Dewan Pengawas dan Direktur harus bersinergi, melakukan koordinasi serta mampu membina kerja sama yang baik dengan karyawan maupun dengan berbagai pihak demi kelancaran dan kesuksesan program kerja.

“Pekerjaan besar membutuhkan banyak bakat, kemampuan, energi positif, dan kompetensi yang terbaik. Jika kita semua berkolaborasi dan sinergi, kita semua pasti bisa menjadi kuat, dan mampu menghasilkan karya yang terbaik,” tutup Andi Harun. (FER/KMF-SMR)