Aji Syarif Hidayatullah Buka Musyawarah Luar Biasa RAPI Samarinda

Sudah dilihat 1,283 Kali, Hari ini saja ada 3 Kali dilihat

SAMARINDA- Musyawarah Luar Biasa (MUSLUB) Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 1801 Kota Samarinda, resmi dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda, Dr. H. Aji Syarif Hidayatullah, M.Psi mewakili Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun, Munggu (07/07/2024) pagi.

Musyawarah yang berlangsung hingga tengah hari ini berhasil memilih Akhmad Faisal sebagai Ketua DPPOW dengan para Anggota DPPOW masing-masing; Ishaq Lubis, Bahrudin, M. Rusli, dan Didiansyah. Adapun Ketua Wilayah dijabat oleh H. Ahmad Syaiful, Wakil Ketua I Malik Ibrahim, Wakil Ketua II Ainoel Machmuri, Wakil Ketua III Inandar, dan Sekretaris Muhammad Yusri.

Kadis Kominfo Aji Syarif Hidayatullah yang akrab disapa “Pak Dayat”, membacakan sambutan tertulis Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun yang berhalangan hadir pada kegiatan MUSLUB yang digelar di aula Kantor Diskominfo provinsi Kalimantan Timur, Jl. Basuki Rahmat Tersebut.

Dalam sambutanya Wali Kota mengingatkan bahwa RAPI merupakan sebuah organisasi yang memiliki semangat rela berkorban demi masyarakat sesuai yang tertera didalam mars organisasi ini. Dalam mars RAPI terdapat kata-kata yang berbunyi ‘siap berkorban jiwa raga’, ini tidak hanya sekedar mars tapi ada semangat rela berkorban untuk masyarakat dan negara.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Samarinda, Andi Harun menyambut gembira dilaksanakannya musyawarah luar biasa RAPI wilayah 1801 Kota Samarinda ini, karena menurutnya, pada hakekatnya kegiatan ini merupakan implementasi tanggung jawab para pelaksana radio komunikasi yang tergabung dalam radio antar penduduk indonesia (RAPI) wilayah Samarinda, dalam melaksanakan aturan atau anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi.

“Kita ketahui bahwa RAPI memiliki peran yang sangat penting dalam penyampaian informasi yang jelas dan cepat sangat dibutuhkan sebagai upaya meminimalisir dan menghindari kejadian yang dapat berakibat lebih buruk lagi baik dari pemerintah ke masyarakat atau sebaliknya dari masyarakat (anggota RAPI) kepada pemerintah. untuk itu peran dan tugas rapi memerlukan perhatian pemerintah terutama para pelaksana radio sebagai mitra pemerintah, sehingga menjadi kekuatan pembangunan,” ucap Dayat membacakan sambutan Wali Kota.

Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) ujarnya, juga merupakan wadah berhimpunnya warga masyarakat pengguna radio frekuensi. Oleh karena itu, RAPI dituntut mengembangkan peran agar lebih terasa manfaatnya bagi pemerintah dan masyarakat. RAPI sebagai bagian dari sistem telekomunikasi eletronika nasional mempunyai arti strategis dalam upaya memperkuat dan meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, memperlancar kegiatan pemerintah, mendorong pertumbuhan ekonomi, memantapkan stabilitas nasional yang sehat dan dinamis, serta mempererat hubungan antar bangsa.

“Saya mengharapkan, musyawarah luar biasa RAPI 1801 wilayah Kota Samarinda yang dilaksanakan pada hari ini, bisa memupuk kebersamaan antar anggota, memberikan pelatihan dan pendidikan kepada masyarakat tentang kebenaran setiap informasi, serta ikut ambil peran dalam mendorong Samarinda menjadi Kota Pusat Perubahan,” tegas Wali kota.

Dia juga menekankan bahwa Ketua RAPI yang baru harus berbuat lebih banyak membawa roda organisasi kea rah yang lebih baik lagi. (ADV/ASYA/KMF-SMR/Foto: Iyan-RAPI)