Foto: Wali Kota Samarinda Andi Harun (Dok)

Identifikasi Potensi Bencana, Pemkot Samarinda Lakukan FGD Rencana Penanggulangan Bencana Lima Tahun Ke Depan

Sudah dilihat 8,784 Kali, Hari ini saja ada 3 Kali dilihat

SAMARINDA– Pemerintah Kota Samarinda, di bawah kepemimpinan Andi Harun merumuskan rencana penanggulangan bencana yang lebih efektif. Tujuan utama dari Focus Discusion Group (FGD) ini adalah untuk mengidentifikasi risiko bencana yang ada di Kota Samarinda dan mengembangkan strategi mitigasi yang tepat pada 20 Mei 2024.
Dalam FGD tersebut, para peserta membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan penanggulangan bencana, mulai dari pemetaan risiko bencana hingga upaya-upaya pencegahan dan tanggap darurat dan merumuskan arah penanggulangan bencana di Samarinda lima tahun ke depan, dari 2025 hingga 2029. Acara berlangsung di Ruang Mangkupelas Balai Kota Samarinda.
“Kegiatan ini merupakan amanah Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana,” tutur Andi Harun, membuka FGD.
Ia berharap diskusi ini akan menghasilkan masukan berharga bagi penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Samarinda 2025-2029.
Studi risiko bencana Samarinda 2022-2026 mengidentifikasi tiga bencana utama yang menjadi prioritas adalah banjir, longsor, dan kebakaran. Ditambah dengan dampak perubahan iklim, ketiga bencana ini menjadi fokus utama penanggulangan.
Hasil dari FGD ini akan menjadi dasar untuk penyusunan rencana penanggulangan bencana Kota Samarinda yang lebih komprehensif dan efektif. Pemerintah setempat berharap bahwa dengan melibatkan berbagai pihak terkait dan memperkuat koordinasi antarinstansi, mereka dapat lebih siap menghadapi tantangan bencana di masa depan. (Adv Diskominfo Samarinda/Di/Le)