Resah Parkir Liar, Pemkot Lakukan Langkah Strategis

Sudah dilihat 1,576 Kali, Hari ini saja ada 2 Kali dilihat

SAMARINDA– Persoalan parkir di Samarinda bak seperti benang kusut, namun bukan Pemerintah Kota Samarinda namanya jika tak punya solusi tentang itu. Perizinan parkir otonom mencuat dan ditengarai akan menjadi solusi baru dalam pengelolaan Parkir. Asiknya lagi hak ini dikelola Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Usaha ini lahir dari keserahan masyarakat  soal banyaknya juru parkir (jukir) liar, yang hasilnya tak masuk kas daerah, dan hal ini masih banyak ditemui di seluruh Samarinda. Untuk itu, usaha perbaikan dan langkah strategis dilakukan, di bawah koordinasi antara Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perhubungan (Dishub), dan bagian hukum, telah dilakukan inventarisasi menyeluruh terhadap kegiatan perparkiran di Samarinda.
“Kami mengidentifikasi kekurangan dan kesesuaian dengan standar yang berlaku. Tim kami juga bertugas melakukan pembinaan dan regulasi agar semua pengelola perparkiran memenuhi syarat yang diperlukan,” jelas Andi Harun.
Keselamatan, kata Andi Harun menjadi prioritas utama dalam penerapan sistem perizinan parkir otonom ini, ia menekankan pentingnya kerja cepat tim untuk memastikan kepatuhan penyelenggara kegiatan usaha perparkiran terhadap semua regulasi, termasuk yang berkaitan dengan keselamatan.
Proyeksinya, dalam beberapa minggu ke depan, tim akan bekerja keras dan melakukan komunikasi pembinaan kepada semua pihak terkait. Dan akan menyasar beberapa lokasi strategis seperti Samarinda Central Plaza (SCP), Rumah Sakit Hermina, RSUD AW Sjahranie, dan tempat lainnya.
“Kami tidak akan menyelesaikan masalah ini satu per satu, tetapi sekaligus, agar dapat terselesaikan secara bersamaan,” jelasnya. (Adv Diskominfo Samarinda/Di/Le)