240 Peserta Ramadan Street Run Siap Berlaga, Disporapar Samarinda Dukung Penuh

Sudah dilihat 43 Kali, Hari ini saja ada 2 Kali dilihat

Foto: Rapat persiapan Ramadan Street Run (Ist)

Samarinda, Prediksi.co.id- Perhatian Pemerintah Kota Samarinda terhadap pemuda-pemudi Samarinda yang menginginkan adanya event lomba lari patut diacungi jempol. Melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda bersinergi dengan TNI Polri mengadakan kegiatan Bertajuk Ramadan Street Run yang akan digelar Jum’at (5/4/2024) besok malam di Gelora Kadrie Oening Sempaja.
Hal ini merupakan upaya pemerintah dan stake holder terkait untuk memberikan panggung ekspresi terhadap pemuda dan pemudi di Kota Samarinda. Kegiatan yang digelar dengan tujuan memberikan wadah bagi pemuda dan pemudi di Kota Tepian ini untuk dapat mengekspresikan serta menyalurkan hobinya dan menciptakan generasi penerus bangsa dengan prestasi.
Muslimin Kadisporapar Samarinda turut memberikan apresiasi terhadap Wali Kota Samarinda, Kodim 0901 Samarinda dan Polresta Samarinda, sehingga kegiatan Ramadan Street Run yang merupakan bentuk antisipasi terjadinya aksi pemuda pemudi di Kota Samarinda pada aktivitas negatif dapat dilaksanakan di Kota Tepian ini.
“Seperti contoh di awal Ramadan lalu, ada kegiatan lomba lari yang menggunakan fasilitas jalan umum yang berdampak pada terganggunya pengguna jalan. Juga dengan balap liar ini merupakan hal-hal negatif,” ungkap Muslimin saat dijumpai diruang kerjanya.
Sambung Muslimin, kegiatan Ramadan Street Run ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memfasilitasi pemuda dan pemudi di Samarinda dalam menyalurkan hobi pada tempatnya.
“Tidak menutup kemungkinan, kegiatan-kegiatan yang bernilai positif akan kita lakukan kedepanya diluar momentum bulan Ramadan,” sambungnya.
Disinggung terkait antusiasme pemuda dan pemudi Samarinda dalam event yang digagasnya, pihaknya mengaku kewalahan dengan banyaknya pemohon (peserta) yang ingin mengikuti kegitan tersebut.
“Kalau tidak dibatasi, mungkin mencapai 500 peserta, namun karena ini perdana kita batasi peserta diangka 240 peserta saja,” ujar Muslimin. (Di/Le)