Rusmadi Rapat Evaluasi Tim Pendamping Keluarga Bagi Bidan

Sudah dilihat 92 Kali, Hari ini saja ada 2 Kali dilihat

SAMARINDA: Untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mencapai target yang telah ditentukan untuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) bagi bidan , Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda, melaksanakan rapat evaluasi TPK bagi bidan, pada Rabu (7/2/2024) siang. Rapat berlangsung di ruang rapat Mangkupelas lantai II gedung Balaikota Samarinda.

Rapat evaluasi ini, dipimpin lanagsung oleh Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Dr H Rusmadi Wongso, didampingi Kepala Dinas DPPKB Kota Samarinda, I Gusti Ayu Sulistiani SH MHum.

Mengawali rapat Rusmadi mengatakan bahwa, jika rapat evaluasi yang dilaksanakan ini bertujuan untuk meningkatkan penanganan stunting guna peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya untuk Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Dalam rapat evaluasi yang diikuti oleh para bidan yang merupakan koordinator TPK di wilayahnya masing-masing, Rusmadi menekankan penanganan masalah stunting yang memang merupakan salah satu tugas utama dari TPK dan para bidan.

Ia melanjutkan, persoalan stunting bukan sekedar persoalan kesehatan fisik saja tapi juga perkembangan otak intelektual pada anak. Sehingga perlu kesungguhan dalam mengatasinya agar kita benar-benar siap untuk menyongsong Generasi Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya TPK sangat diharapkan mampu menjadi ujung tombak pendataan, pengawasan hingga penanganan kasus-kasu stunting. TPK memilik posisi yang sangat strategis sebab langsung berada ditengah-tengah masyarakat.

Rusmadi mengungkapkan, masalah stunting memang bukan masalah yang mudah untuk ditangani. Selain disebabkan faktor utama yang kebanyakan dipengaruhi persoalan perekonomian, stunting juga dipengaruhi oleh prilaku atau pola hidup sehat serta pengetahuan tentang kesehatan keluarga.

Kita berusaha untuk bayi yang akan atau baru lahir tidak menderita stunting dan untuk anak yang mengalami kasus stunting, kita adakan penanganan berkelanjutan sehingga bisa terus menurunkan angka stunting sesuai target yang telah ditentukan.

Diharapkan rapat evaluasi ini, dapat diketahuai segala kendala yang dihadapi TPK dalam pelansanaan tugas-tugasnya. Semua dibicarakan terbuka dan dicari solusinya bersama-sama. Wawali mengakhiri sambutannya dengan mengucapkan terima kasih kepada TPK dan para bidan yang menjadi koordinator.

Rapat evaluasi dilanjutkan dengan sesi diskusi dan laporan-laporan dari para peserta, tentanag permasalahan atau kendala apa saja yang mereka hadapi dilapangan. (MAF/KMF-SMR)