12 Budayawan Kaltim Beri Masukan Pada Otorita IKN

Sudah dilihat 3,398 Kali, Hari ini saja ada 2 Kali dilihat

JAKARTA, MEDIAIBUKOTA- Dua belas tokoh Adat dan Budayawan dari Kalimantan Timur diundang oleh Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk hadir pada Acara Nusantara Talks yang berlangsung di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Kamis (03/08/2023).

Para tokoh tersebut antara lain Zainal Abdi Dharma, Elansyah Jamhari, Markus Gerau, Lindau Timang, Muhammad Nurohim, Mardianto, Zulhamdani, Deddy Z Rachman, Cahaya Warga, Azwar, Sutrisno, dan Novarita.

Dalam acara tersebut, dibahas tema “Membangun Ekosistem Seni dan Budaya di Ibu Kota Nusantara” dengan fokus pada mempertahankan kearifan lokal serta identitas budaya Indonesia.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Bambang Susantono, menjelaskan bahwa IKN dirancang sebagai kota futuristik yang tetap menghormati keberagaman Indonesia.

Bambang Susantono menyatakan bahwa diskusi tersebut memberikan peluang unik untuk menggali dan membentuk identitas, budaya, dan lanskap artistik IKN sebagai ibu kota baru yang melibatkan kontribusi dari berbagai pihak.

Sementara itu Rektor Institut Kesenian Jakarta, Indah Cahya Wulan, berharap pembahasan mengenai seni dan budaya dalam diskusi ini dapat meningkatkan modal sosial masyarakat serta membuat IKN menjadi kota yang menarik dan berkelanjutan. Ia mengakui bahwa sebagai ibu kota baru, IKN akan menjadi rumah bagi beragam latar belakang masyarakat yang berbeda, sehingga penting untuk memberikan wadah yang sesuai.

Zainal Abdi Dharma, salah satu tokoh asal Kaltim yang hadir, menyatakan bahwa para tokoh adat dan budayawan yang hadir mewakili berbagai klaster budaya di Kalimantan Timur, termasuk klaster budaya pesisir, keraton, pedalaman, dan urban. Harapannya, hasil diskusi ini akan memberikan masukan berharga dalam pembangunan IKN. (ELAN/MIK)

Muhasabah Diri Pasca Pemilu

Muhasabah Diri Pasca Pemilu

Sudah dilihat 6,103 Kali, Hari ini saja ada 241 Kali dilihat JENDELA NURANI: Pencoblosan telah usai. Kita tinggal menunggu…