Tim Pemkot Samarinda Seleksi Calon Direksi Kepatuhan BPR Berasal dari Luar Kaltim

Sudah dilihat 771 Kali, Hari ini saja ada 2 Kali dilihat

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Tim yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Samarinda Hero Mardanus menguji melakukan seleksi kepada Calon Direksi yang membawahi Kepatuhan Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) kota Samarinda, Jumat (10/2/2023) pagi.

Selain Sekda Hero Maranus, ada anggota tim penguji yang juga melakkan seleksi terhadap peserta yani Kepala Bapenda Samarinda Hermanus Barus, Direktur Bisnis & Syariah Bankaltimtara Muhammad Edwin dan Akademisi dari Universitas Mulawarman Aji Sofyan.

Seleksi penjaringan mulai 4 Oktober tahun lalu, ada dua peserta yang kini telah mendaftar. Dan para peserta ini merupakan warga dari luar Kaltim. Hal ini diperkirakan selain karena minat yang kurang dari warga Kaltim sendiri, juga karena satu ersyaratan yang sulit dipenuhi yakni harus memiliki sertifikat kompentensi direksi yang masih berlaku dari lembaga sertifikasi profesi sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

“Kami sudah dua kali memperpanjang pengumumannya dengan harapan banyak yang tertarik untuk ikut dalam penjaringan calon Direksi Kepatuhan tadi,” kata Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Kota Samarinda Yuyum Puspitaningrum.

Hingga akhirnya, hanya dua peserta yang mendaftar, mereka ini berasal dari Jawa Timur yang merupakan Direktur dari BPR Danumas Binadana dan Kalimantan Tengah yang masih berprofesi aktif sebagai direktur BPR di daerahnya.

“Alhamdulillah sekarang masuk tahapan UKK (Uji Kelayakan Kepatutan) terhitung mulai tanggal 8 sampai 10 Februari 2023,”tambahnya.

Sesuai tahapannya, sambungnya lagi, sekarang masuk ke tahap wawancara melalui seleksi yang dilakukan pagi ini di gedung Balai kota berupa uji kelayakan dan kepatuhan kepada peserta melalui makalah dan Rencana Bisnis Perusahaan yang telah disusun oleh calon direksi. (ADV/MIK/KMF-SMD)

 

Muhasabah Diri Pasca Pemilu

Muhasabah Diri Pasca Pemilu

Sudah dilihat 13,372 Kali, Hari ini saja ada 135 Kali dilihat JENDELA NURANI: Pencoblosan telah usai. Kita tinggal menunggu…