Tingkatkan SDM, Dispusip Studi Tiru ke Berbagai Daerah

Sudah dilihat 526 Kali, Hari ini saja ada 2 Kali dilihat

SANGATTA, MEDIAIBUKOTA- Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kutai Timur Dr Ayub mengatakan pihaknya terus mendorong pegawainya melakukan studi tiru ke berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Ayub kunjungan ke daerah lain atau studi tiru itu untuk meningkatkan sumber daya manusia ( SDM) dalam mengelola kearsipan yang lebih baik dan tertata

“Ini arahan langsung bupati untuk mempersiapkan SDM bagi tenaga handal dalam mengelola kearsipan daerah,” katanya ditemui diruang kerjanya, Senin, (28/11/2022).

Apalagi kata dia Kutim saat ini dapat dikategorikan masih jauh dari harapan. Ini tak lain karena sarana dan prasarana, tidak sesuai kebutuhan. Termasuk gedung, depo arsip, masih jauh dari standar.

Namun, sesuai dengan keinginan pemerintah dibawah Pimpinan Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang, perpustakaan diminta untuk berbenah, menata ulang kondisinya atau dengan kata lain memulai ‘hidup baru’.

“Jadi pak Bupati ingin menata Perpustakaan sesuai dengan tugas pokoknya, agar bisa menarik minat baca masyarakat. Selain itu, menyimpan dokumen sejarah dengan lengkap. Dengan dua tugas ini, Bupati dan wakilnya ingin membangun suasana baru. Dengan membangun gedung baru yang standar, representatif untuk perpustakaan. Kami berharap, tahun depan pembangunan ini dimulai,” kata Ayub.

Untuk itu, agar menemukan contoh lokasi dan pengelolaan yang baik, maka kini pihaknya melakukan kunjungan kerja di sekitaran Kaltim, untuk melakukan studi tiru.

Termasuk melihat bentuk bangunan yang layak dan menarik untuk perpustakaan yang standar, untuk dijadikan model saat pembangunan gedung Perpustakaan yang baru.

Dikatakan, lokasi yang akan digunakan nantinya adalah lokasi kantor Kejari Kutim saat ini. Sebab Kejari Kutim saat ini sedang dibangunkan gedung baru.

Di lokasi kejari saat ini, ada gudang besar, yang akan ditata ulang, untuk lokasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yang menyimpan arsip. Perusahaan ini nantinya selain akan menyimpan dokumen negara, juga menyimpan dokumen perusahaan yang ada di Kutim. Bahkan dokumen pejabat, yang cukup berpengaruh, juga bisa di simpan di sini.

Terutama pejabat terkait dengan sejarah berdirinya Kutim, hingga pimpinan yang ada saat ini. Di sana, bisa diisimpan riwayat hidupnya, termasuk dalam bentuk digital nanti.

Sehingga saat nanti, ketika anak cucu kemudian di masa mendatang membutuhkan sejarah pemimpin Kutim, tinggal ‘klik’ kode terkait pejabat tersebut, maka riwayatnya akan muncul.

“Dengan demikian, maka semua akan tersimpan rapi, aman untuk selamanya,” katanya.(adv/lk/dho)