Header Ads

Pemkot Bakal Relokasi Pasar Dayak dan Pasar Subuh ke PM Noor

SAMARINDA - Pemerintah Kota Samarinda merencanakan relokasi Pasar Dayak Jalan PM Noor dan Pasar Subuh Jalan Yos Sudarso ke lahan baru di sekitar Jalan PM Noor, tepatnya di belakang pencucian mobil 'Faisal'. Guna mempersiapkan relokasi tersebut, Pemkot melakukan rapat pada Jum'at (30/07/2021) di Balaikota Samarinda. 

Ditemui awak media, Andi Harun mengatakan ada beberapa poin yang dibahas bersama dengan Dinas PUPR Kota Samarinda, Dewan Adat Dayak Kaltim, dan OPD terkait. 

"Lagi dibicarakan perencanaannya. Mekanisme pengadaan tanahnya, kemudian review terhadap desain, kemudian analisa lalu lintasnya dan anggarannya," katanya. 

Disinggung urgensiannya relokasi, Andi mengakui dalam tahun ini Pemkot akan melakukan proyek perbaikan drainase untuk pengendalian banjir di simpang 4 Jalan DI Pandjaitan dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) juga merecanakan proyek saluran di Jalan PM Noor. Apalagi, lokasi Pasar Dayak lama berada di atas saluran drainase. Sehingga, guna mencegah ada kendala sosial pada saat proyek berjalan. 

Diketahui lahan baru tersebut seluas 35 X 50 meter persegi. Namun, pembangunan tersebut akan ada masalah untuk pembebasan lahan seluas kurang dari 1 hektar untuk akses jalan masuk pasar. Desain pun juga, pemkot masih memilih dua opsi, bangunan 1 tingkat atau 2 tingkat. 

"Masih cari alternatif 1 atau 2 tingkat, kan kita inventarisir dulu jumlah pedagang. Yang kita pindahkan juga sebagian juga pasar subuh," ujar Andi. 

Ditambahkan oleh Sekretaris Umum Dewan Adat Dayak Kaltim (DADKT) Martinus Usat, menurut data yang dihimpun saat ini ialah sebanyak 30 pedagang aktif dari Pasar Dayak. Namun, sekitar 70 pedagang yang ikut mendaftar untuk berjualan juga. Sementara jumlah pedagang dari Pasar Shubuh, pihaknya mengakui belum mengecek lokasi untuk meminta jumlah pedagang tersebut. 

Mewakili masyarakat adat dayak, Martinus mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan kelonggaran kepada pedagang untuk berjualan di Pasar Dayak lama selama ini, guna membantu  perekonomian masyarakat. Dengan adanya relokasipun, ia mengapreasi langkah wali kota. 

"Terkait dari itu, dengan adanya dorongan wali kota untuk membantu masyarakat khususnya pasar dayak direlokasikan kurang lebih di daerah PM Noor, sudah ada upaya lah dari dinas terkait untuk memperjuangkan ini agar Pasar Dayak ini dapat terbangun demi menunjang perekonomian masyarakat sesuai visi misi wali kota," tutur Martinus. 

Ia berharap pembangunan tersebut terealisasi dengan baik dan lancar tanpa hambatan apapun. Direncanakan, pembahasan lanjutan terkait relokasi tersebut akan dibahas pekan depan. (Disya/dil)

SUMBER: 
https://samarindasmartcity.com/article/wali-kota-akan-relokasi-pasar-dayak-dan-pasar-subuh-ke-bangunan-baru-di-pm-noor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.