Breaking News

TOKOH: Setia Budi, Selalu Perhatian Pada Keluarga


SAMARINDA: Tokoh kita kali ini adalah Setia Budi, wartawan senior di dunia televisi yang kemudian menjadi salah seorang pejabat di Dinas Komunikasi dan Informatika kota Samarinda. Meski disibukan dengan aneka urusan perusahaan yang begitu padat, tokoh jurnali Kaltim Setia Budi ternyata masih menyempatkan diri bercengkerama dengan cucu tercinta. Hal ini terlihat dari foto yang diunggahnya pada salah satu grup WA jurnalis, Minggu (16/08/2020).





Setia Budi bersama wapres Yusuf Kalla dalamsebuah liputan saat menjadi jurnalis TVRI.




Bahagia momong cucu tercinta.




Kepada mediaibukota.com pak Budi, biasa ia dipanggil, mengatakan bahwa sesibuk apapun kita dalam menjalani pekerjaan maka perhatian terhadap keluarga harus tetap diutamakan. Prinsip ini menurut dia sangat penting agar tujuan kita dalam berbisnis yakni kebahagiaan keluarga tetap bisa dijaga.





Mantan pegawai Dinas Kominfo kota Samarinda yang kini aktif mengelola media ini seolah tak mengenal kata pensiun, lantaran kegiatannya sejak masih menjadi pegawai maupun setelah purna tugas tetap berjalan sebagaimana biasa. Ia tetap bergelut dengan dunia jurnalistik sebagaimana yang dilakoninya selama ini.





Budi yang memilki baground wartawan televisi ini, kini memimpin perusahaan media online dan membangun sebuah situs berita yang berupaya menyuguhkan informasi independen, cepat dan akurat. Dengan pengalaman yang selama ini dimilikinya, Budi optimis usaha barunya ini berjalan dengan baik.





"Ini bukan sekedar berbisnis, tapi bagaimana memanfaatkan masa purnatugas untuk berbuat baik bagi daerah ini," ujar Budi yang di tahun 1996/1997 ini pernah ditugaskan oleh TVRI Nasional melakukan liputan hingga ke Eropa dan New Zealand. Serta beberapa kali meliput ibadah haji, yakni tahun 2003,2008, dan 2011.





Tidak seperti kebanyakan pejabat yang mengalami post fower syndrom, Budi mengaku malah tetap bersemangat dalam bekerja karena aktifitas yang dijalani memang sesuai dengan minat dan bakatnya selama ini. Bahkan ibarat ikan bertemu air, ia merasa bisa menikmati pekerjaannya.





"Selain itu yang membuat saya bahagia, adalah masih bisa berkumpul dan bercengkrama dengan keluarga. Terutama cucu saya tercinta," pungkas Budi seraya tersenyum. (***)


Tidak ada komentar