Header Ads

Masa Pandemi, Samarinda-Parigi Moutong Kerjasama Perdagangan Via Virtual






SAMARINDA. Dalam masa Pandemi Covid-19 sekarang ini tidak menghalangi upaya perdagangan lintas daerah, seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Samarinda saat ini menjalin kerjasama dalam bidang perdagangan dengan Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.





Walikota Samarinda Syaharie Jaang didampingi Asisten II Nina Endang Rahayu, anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda Eko Elyasmoko, Kepala Dinas Perdagangan Marnabas, Kepala Dinas Pertanian Endang Liansyah, Kabag Ekonomi Ibrohim, Dirut PDPAU Samarinda Fadly, menyaksikan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pengusaha sapi potong Samarinda Sangkala dengan Kelompok Tani (Poktan) Karya Bersama dari Kabupaten Parigi Moutong melalui Video Conference via Zoom di rumah jabatan Walikota Samarinda, Jl S Parman, Kamis (16/07/2020).





Dalam sambutannya, Jaang menyampaikan walaupun melalui virtual tidak mengurangi makna pertemuan antara Kabupaten Parigi Moutong dengan Pemerintah Kota Samarinda. Kerjasama ini dalam hal peningkatan taraf hidup para petani dan peternak, serta memberikan kesiapan kebutuhan-kebutuhan bagi masyarakat.





Jaang mengatakan Kota Samarinda diketahui sebagai ibukota Kalimantan Timur yang dikelilingi Kabupaten Kutai Kertanegara. Oleh karena itu, perdagangan antar daerah bukan hanya menggerakkan Kota Samarinda dengan Kabupaten Parigi Moutong saja, tetapi membantu menyiapkan dan mensuplai seperti Kutai Kartanegara, Bontang, Kutai Timur, Kutai Barat, serta Kabupaten Mahakam Ulu.





“Ini karena Kota Samarinda mempunyai pelabuhan bongkar muat peti kemas antar daerah yang berada di Palaran,” terang Walikota dua periode ini.





Jaang mengatakan pasokan pangan di Kota Samarinda selama ini mengadakan kerjasama perdagangan dengan Sulawesi Selatan. Namun untuk pasokan sapi, Samarinda bekerja sama dengan Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, NTB,NTT dan Jawa Timur.





“Kami juga nanti ingin secara langsung antar Organisasi Perangkat Daerah terkait dan Perusahaan Daerah untuk melihat potensi-potensi lain yang ada untuk dapat bekerjasama. Karena lebih kurang 80% kebutuhan pangan di Kota Samarinda dari luar daerah,” ujar Jaang.





Tak lupa Jaang menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia Sulawesi Tengah yang telah memfasilitasi kerjasama ini.





“Kami juga di Kota Samarinda sangat banyak dibantu Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Timur, dalam hal bersama menjaga inflasi Kota Samarinda. Alhamdulillah berturut-turut mendapatkan penghargaan nasional dalam hal pengendalian Inflasi,” beber Jaang.





Dengan adanya kerjasama antar daerah ini sebutnya agar dapat terus berjalan dan lancar di masa yang akan datang.





“Semoga Pandemi Covid-19 ini cepat berlalu, sehingga kita bisa mengembalikan perekonomian nasional dan daerah," harap Jaang seraya menyampaikan terima kasih kepada Kepala BI Perwakilan Kaltim, Tutuk SH Cahyono yang juga hadir melalui virtual langsung di kantor BI.





Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai
mengatakan walau dengan adanya pandemi Covid-19 ini tidak menjadi penghalang untuk menjalin kerja sama antar daerah.





Badrun mengutarakan potensi Kabupaten Parigi Moutong cukup banyak selain peternakan, diantaranya pertanian dan juga kelautan.





Disampaikan Kepala Perwakilan BI Sulawesi Tengah Moch Abdul Majid, BI sebagai otoritas moneter yang memiliki kewenangan kebijakan di bidang moneter, pengawasan, serta kelancaran sistem pembayaran sudah lama terus aktif dalam rangka pemberdayaan masyarakat dan forum pertumbuhan ekonomi khususnya usaha kecil mikro dan menengah.





Majid mengatakan salah satu pemberdayaan masyarakat dan UKM yang dilakukan oleh BI adalah upaya untuk mendorong agar meningkatnya di sektor usaha kecil dan menengah.





Terkait dengan kerjasama antar daerah dalam hal memfasilitasi kebutuhan bahan makanan di suatu daerah menjadi salah satu upaya pengendalian inflasi daerah dari sisi kesediaan pasokan, serta kelancaran distribusi.





“Kami sangat mendukung upaya-upaya untuk terus meningkatkan dan memperlancar kerjasama antar daerah ini,” tutupnya. (eko/don/kmf-smd)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.