Breaking News

Jaang Keluarkan Edaran Menyikapi Epidemik Kedua Covid-19






SAMARINDA, SSCNews: Walikota Syaherie Jaang,  Selaku
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kota Samarinda telah mengeluarkan Surat edaran tentang "Waspada Fase Epidemik Kedua Penyebaran covid-19 di kota Samarinda.









Dalam surat bernomor 360/060/300.07 tanggal 16 Juli 2020 tersebut Jaang menyatakan bahwa ia memperhatikan Surat dari Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda tentang Rekomendasi Terkait Perkembangan COVID-19 di Kota Samarinda.





Selain itu juga melihat perkembangan COVID-19 di Kota Samarinda yang menunjukkan
adanya epidemiologi yang meningkat dengan transmisi lokal yang terjadi. Maka tingkat kewaspadaan terhadap COVID-19 ini harus ditingkatkan guna memutus mata rantai COVID-19 sehingga tingkat suspect menuju
zero (nol) dan tingkat kesembuhan menuju 100% perlu dilakukan hal-hal antisipatif.





Dalam surat edaran ini Pemerintah Kota Samarinda melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengambil sikap yakni dengan menyatakan bahwa OPD selain pelayanan publik dapat diberlakukan bekerja dari rumah. Selain itu juga menunda kegiatan UKM di Puskesmas, dan melaksanakan kegiatan imunisasi di dalam gedung Puskesmas dengan protokol kesehatan.





Ia juga menghimbau kepada seluruh instansi di lingkup Pemerintah Kota Samarinda, Pemerintah Provinsi Kaltim, Instansi Vertikal yang berkantor di Wilayah Kota Samarinda untuk menunda kegiatan yang mengumpulkan orang banyak, menunda kegiatan perjalanan keluar daerah, melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat dan secara berkala dapat memeriksakan seluruh petugas untuk melaksanakan tes rapid di fasilitas kesehatan secara mandiri yang ada di Kota
Samarinda.





Sedangkan kepada masyarakat dan seluruh elemen diminta untuk disiplin dalam pelaksanaan protokol kesehatan, tetap memakai masker, menjaga Jarak, berperilaku hidup bersih dan sehat dalam beraktivitas.
Surat edaran ini berlaku efektif sejak ditetapkan dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan.





Sebagaimana diketahui bahwa dalam pekan ini terjadi peningkatan jumlah korban covid-19 baik yang dinyatakan positif maupun yang sudah meninggal dunia. Dan yang cukup mengkhawatirkan sebagian besar kasus baru ini terjadi melalui transmisi lokal. (Dil)


Tidak ada komentar