Breaking News

Genjot UMKM Tetap Produktif di Tengah Covid-19, DP2PA Gelar Bimtek Behambinan










SAMARINDA. Akibat kekosongan aktifitas hampir 4 bulan sejak pertengahan Maret 2020 memicu kreatifitas Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berfikir mencari celah dan peluang bagaimana membangkitkan roda perekonomian di Kota Samarinda.





Upaya Pemkot melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlundungan Anak (DP2PA) Samarinda ini untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan physical distancing telah membuat kegiatan bimbingan teknis penggunaan dan pemasaran produk UMKM/industri rumahan perempuan melalui aplikasi Behambinan di Ruang Rapat Utama Balaikota Lantai II, Kamis (16/07/2020).





Asisten I Tejo Sutarnoto saat membacakan sambutan Walikota menyampaikan, pandemi Covid-19 yang juga melanda Samarinda ini sangat besar pengaruhnya. Tidak hanya kesehatan manusia saja, akan tetapi dari sektor pendidikan, perhubungan dan ekonomi juga berdampak.





Dikatakan Tejo, banyak masyarakat menerima akibatnya. Roda ekonomi tehenti, perusahaan swasta berada pada posisi terendah, banyak pengurangan karyawan, dirumahkan, bahkan PHK. Begitu juga industri rumahan seperti penjaja makanan kecil, penjual bakso, pembuat kue dan masih banyak lagi terkena imbasnya.





"Oleh sebab itu melalui bimbingan teknis pada hari ini merupakan salah satu bentuk kegiatan meningkatkan ketahanan keluarga, UMKM/industri rumahan perlu dihidupkan dari rumah," kata Tejo.





Behambinan lanjut Tejo merupakan sebuah aplikasi yang bisa digunakan bagi semua pelaku usaha mikro dan kecil di Kota Samarinda sebagai wadah semacam pasar online yang menampilkan produk-produk para pengrajin seperti snack, makanan dan minuman, serta kerajinan tangan kepada konsumen dan dapat dipesan secara online dari rumah.





"Dengan adanya Behambinan ini bisa mengurangi aktifitas di luar rumah dan tetap bisa meningkatkan pendapatan UMKM di Kota Samarinda," pungkasnya. (fer/don/kmf-smd)


Tidak ada komentar