Breaking News

Dinas Kesehatan Rekomendasikan WFH Lagi






SAMARINDA: Sehubungan dengan analisa epidemiologi, Dinas Kesehatan Kota
Samarinda telah menerbitkan surat  yang berupa rekomendasi kepada Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19.





Dalam surat tersebut  diberitahukan bahwa situasi epidemiologi COVID-19 di Kota Samarinda memasuki fase epidemik kedua. Di Samarinda telah terjadi transmisi lokal yang berpotensi untuk menjadi epicentrum baru. Untuk itu Dinas Kesehatan kota Samarinda kemudian memberikan rekomendasi agar pada OPD selain pelayanan publik dapat diberlakukan bekerja dari rumah (Work from Home).





Dinas kesehatan juga merekomendasikan agar ditundanya kegiatan UKM di Puskesmas, dan melaksanakan kegiatan imunisasi di dalam gedung Puskesmas dengan protokol kesehatan.





Selanjutnya dihimbau kepada seluruh instansi di lingkup Pemerintah Kota Samarinda, Pemerintah Provinsi Kaltim, dan Instansi Vertikal untuk menunda kegiatan yang mengumpulkan orang banyak, menunda kegiatan perjalanan keluar daerah, melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat, dan secara berkala dapat memeriksakan seluruh petugas untuk melaksanakan tes rapid di fasilitas kesehatan secara mandiri yang ada di Kota Samarinda.





Surat rekomendasi ini ditandatangani oleh kepala Dinas Kesehatan kota Samarinda, dr.H. Ismid Kusasih, bertanggal 16 Juli 2020.





Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa terjadi peningkatan yang sangat besar jumlah orang yang dinyatakan positif terpapar covid 19 di kota Samarinda dan semuanya melalui transmisi lokal.





Dimulai dengan terdeteksinya 19 tenaga kesehatan salah satu rumah sakit yang positif covid. Juga berita mengejutkan dari wakil gubernur Kaltim Hadi Mulyadi dan istri yang ternyata juga positi covid. Dan terakhir beberapa pegawai pemerintah kota Samarinda yang juga diberitakan positif covid.





Pemerintah kota tampaknya tidak mau kecolongan dan segera membuat edaran baik rekomendasi Dinas Kesehatan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 maupun instruksi intern kepada lingkungan Balaikota sendiri untuk melakukan WFH, sementara lokasi sekitaran pusat pemerintahan kota tepian ini disterilkan. (dil/SSCN)


Tidak ada komentar