Breaking News

Disdik Gelar Workshop Kurikulum Bagi Wakil Kepala SMP


SAMARINDA. Kurikulum sangat memegang peranan penting dalam hal keberhasilan pendidikan bagi para peserta didik. Dalam kesempatan ini Dinas Pendidikan Kota Samarinda menggelar “Workshop Kurikulum Bagi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Negeri dan SMP Swasta" yang diselenggarakan di aula Rumah Jabatan Walikota Jl S Parman Samarinda dan dibuka   Walikota diwakili oleh Asisten II Setkot Samarinda, Nina Endang Rahayu, Senin (10/02).

Dalam sambutan Walikota yang dibacakan Nina, ada  beberapa isu penting yang patut diperhatikan berkaitan dengan tugas sebagai Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum.

“Wakil Kepala itu jika dilihat dalam hierarki struktur organisasi merupakan manager pada garis kedua atau disebut Middle Manager (Manajer Menengah ) dia satu garis di bawah Kepala Sekolah, tetapi berada di atas dari teman sejawatnya. Pada posisi ini, banyak pemangkunya yang merasa kurang percaya diri atau bahkan canggung dalam mengemban tugas", sebut Nina.

Dia menyebutkan saat ini kebijakan Pemerintah Indonesia sangat mengutamakan bidang pendidikan guna mencapai visi "Indonesia Hebat, SDM Tangguh". Berkaitan dengan itu, posisi sebagai Manager Menengah menjadi sangat strategis karena berada di garis terdepan dalam mencapai visi dimaksud.

“Perubahan dunia yang begitu cepat ditandai dengan perkembangan teknologi yang mencapai eksponensial menuntut Sumber Daya Manusia yang taggap dan tangguh. Kita tidak boleh resisten terhadap perubahan zaman itu. Artinya, kita harus siap dengan cepatnya perubahan itu. Mereka yang anti pasti akan tergulung oleh perubahan itu sendiiri", tutupnya.

Dalam laporannya Kepala Dinas Pendidikan, Asli Nuryadin mengatakan yang mengikuti Workshop Kurikulum sebanyak 94 orang yaitu 48 dari SMP Negeri dan 46 dari SMP Swasta. Dengan  berbagai materi yang dibawakan oleh beberapa narasumber, diantaranya Dr Barlin Hadi Kesuma, S.Pd. M.Ed (Kurikulum 2013), Dr. Puji Syamsuri, M.Pd (Penguatan wakil Kepala Sekolah), M. Taufik S.Pd, M.Psi (Manajemen SDM), Dr. H. Mulyadi M.Pd (Assesmen Kemampuan Siswa Indonesia dan Mustika, M.Pd (Supervisi). Dia juga mengungkapkan Pendidikan merupakan aset yang  wajib, menyiapkan kualitas yang baik untuk anak didik.  

“Bapak dan ibu guru dituntut untuk kreatif dan inovatif, serta jangan bosan-bosannya mengikuti kegiatan workshop. Karena kegiatan tersebut dapat meningkatkan kompetensi bapak/ibu semua. Antara  perpaduan, keterampilan dan sikap terkait kurikulum  menjadi kewajiban. Potensi-potensi yang ada perlu dikembangkan dan disesuaikan dengan kurikulum  yang ada,” ujar Asli. (KMF10)

Penulis: Eko —Editor : Doni

Siaran Pers No.1027/KM/KOMINFO/II/2020
Tanggal 10 Februari 2020


Tidak ada komentar