Breaking News

Hasil Pemilu di Kaltim Sudah Disetujui Semua Pihak, Masih Bisakah Dipermasalahkan lagi?


HABAR SAMARINDA: KPUD Kaltim sudah mengumumkan hasil pemilu daerah ini dan tentunya sudah disetujui bahkan ditandatangani oleh perwakilan seluruh kontestan pemilu 2019. Apalagi pengumuman tersebut setelah dilakukan rapat pleno yang melibatkan semua pihak.

Di kesempatan lain Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi yang notabene berasal dari partai pendukung koalisi 02 dalam salah satu pidatonya berpendapat bahwa pemilu kali ini di Kaltim berjalan aman dan damai. Dan ia mengatakan bahwa tidak ditemukan indikasi kecurangan. Yang ada justeru konflik internal partai yang berebut perhitungan suara.

Namun di lain pihak, khususnya di media sosial, beredar informasi  dan pernyataan banyak orang soal aneka kecurangan pemilu 2019. Ada juga seruan untuk melakukan unjuk rasa memprotes dan menolak hasil pemilu.

Dan faktanya memang sempat terjadi demonstrasi di kantor bawaslu yang dilakukan oleh para pendukung paslon 02. Turun langsung dalam demonstrasi itu majelis syuro FPI Kaltim Habib Alwi Baraqbah dan para tokoh lainnya yang merupakan pendukung Prabowo-Sandi.

Yang jadi pertanyaan dan mungkin membuat masyarakat saat ini bingung adalah "mungkinkah hasil pleno KPUD diprotes dan dibatalkan sedangkan itu merupakan kesepakatan yang sudah disetujui perwakilan seluruh pihak yang terlibat dalam pemilu 2019 ini?

Lebih-lebih Wakil Gubernur dari koalisi yang juga mengusung Prabowo-Sandi mengatakan  tidak ada indikasi kecurangan. Lalu apanya yang mau diprotes apalagi dibatalkan? (***)

Tidak ada komentar